WHAT'S NEW?
Loading...

Camping Ceria Di Candi Gedong Songo

Asyik, akhirnya bisa camping lagi di kawasan Candi Gedong Songo, kabupaten Semarang. Kebetulan teman-teman Backpacker Semarang mau ngadain acara TripHore 6 di kawasan Candi Gedong Songo. Tak ambil pusing aku pun langsung mendaftar untuk ikut acaranya. Terakhir camping disana pada September 2013. Itu juga bareng teman-teman Backpacker Semarang. Pas itu cuaca juga bagus, penuh dengan kabut. Tapi entah kalo besok. Yang penting daftar dulu khan.

Foto Bareng Acara TripHore 6 Backpacker Semarang

Acara TripHore diadakan pada tanggal 19-20 September 2015. Acara terbuka untuk umum, jadi siapa saja boleh ikutan. Akhirnya hari H juga nie, sayangnya aku ga bisa berangkat bareng rombongan. Ada keperluan yang harus diselesaikan terlebih dahulu. Jadi baru sempet berangkat sore hari. Dan sampai di kawasan Candi Gedong Songo pukul 18:45. Untuk mencapai lokasi camping, kita harus trekking sekitar 2 Km dengan waktu tempuh sekitar 30 menit. Malam itu aku melakukan trekking bersama 3 orang, Didi, Tian dan Tita. Kita menggunakan senter dan headlamp untuk membantu penerangan. Hanya ada kita, lampu penerangan, dan nafas kita yang mulai tidak teratur.

Acara BBQ Bareng, Nyaaammm!!

Kawasan Candi Gedong Songo terletak di kabupaten Semarang. Bisa ditempuh dengan waktu 1 jam perjalanan dari kota Semarang. Candi Gedong Songo terletak di ketinggian 1.200 mdpl. Kawasan Candi Gedong Songo merupakan candi peninggalan kebudayaan Hindu. Bentuk candi menyerupai dengan bentuk candi-candi Hindu lainnya, seperti candi-candi yang terdapat di dataran tinggi Dieng. Kawasan Candi Gedong Songo memiliki lima kompleks candi. Di setiap kompleks terdapat satu sampai 5 candi. Di beberapa kompleks candi, ada beberapa candi yang telah roboh dan hanya berupa susunan batu-batu saja. Selain trekking, pengunjung bisa memanfaatkan jasa sewa kuda untuk mengelilingi kompleks candi Gedong Songo. Biaya untuk menyewa kuda sekitar Rp 60.000-Rp 90.000. Setiap pengunjung cukup membayar tiket sebesar Rp 6.000 untuk hari kerja dan Rp 7.500 untuk  akhir pekan atau hari libur. Selain itu, pihak pengelola candi juga menyediakan fasilitas camping bagi pengunjung. Seperti daerah pegunungan lainnya, kawasan Candi Gedong Songo juga memiliki udara yang sejuk. Pada malam hari, suhu di candi bisa mencapai 10oC.

Menu Makan Malam

Setelah trekking sekitar 30 menit, akhirnya kita sampai di tanah lapang dekat kompleks Candi 4. Tanah lapang inilah yang kita gunakan untuk area camping. Disana area luas, namun jauh dari fasilitas MCK dan penerangan. Jadi sangat disarankan untuk membawa lampu emergency. Kita sudah disambut oleh teman-teman yang terlebih dahulu datang. Setelah mendirikan tenda, kami langsung bergabung dengan yang lainnya. Seperti biasa, acara perkenalan dulu, kemudian dilanjutkan dengan acara masak bareng. Menunya sih sederhana, namun sangat istimewa ketika dimakan bersama. Setelah makan, kita langsung maen games yang kemudian dilanjutkan dengan acara BBQ. Menu BBQ-nya adalah sosis dan bakso yang diolesi dengan saos blackpaper. Rasanya, MAKNYUSS!!!

Menikmati Pagi Candi Gedong Songo

Malam semakin larut dan acara bebas. Ada peserta yang bermain kartu UNO, main gitar dan nyanyi bareng sambil pada curhat colongan, dan ada peserta yang langsung masuk tenda untuk tidur. Mungkin mereka terlalu lelah. Semakin malam bukannya semakin sepi, ini malah semakin rame. Permainan polisi numpang tanya berhasil menghangatkan suasana. Yang ikut banyak dan tentu saja ada hukumannya bagi yang kalah. Hukumannya adalah meminum kopi pahit. Nah khan, larut malam malah minum kopi. Bukannya ngantuk, yang ada malah tambah melek. Hampir semua peserta minum kopi tersebut, termasuk aku. Beeuuhh, rasa kopinya emang pahit banget. Langsung diminum aja sih, ga perlu dirasain pahitnya kayak gimana. Yang pasti pahit banget.

Jalur Yang Dilewati Semalam (photo by Capung, 2013)

Hangatnya sinar mentari pagi mulai menyapa. Ini adalah saat yang paling aku suka ketika camping. Sinar jingga mentari membentuk garis horison dilangit biru. Suara burung-burung mulai bersahut-sahutan. Alunan melodi gitar membuat pagi itu terasa syahdu. Senang sekali bisa berkumpul dengan kalian. Berbagi waktu dengan kalian. Membuat cerita bersama tentang kita. Waktu boleh saja berlalu, namun tidak dengan cerita kita.

10 komentar: Leave Your Comments

  1. Wah jadi boleh yaa camping disini?! Ah serunyaaaaa

    BalasHapus
    Balasan
    1. boleh...asal ga camping di area candi aja ka Put :D

      Hapus
  2. jalur turun dari ungaran lewat gedong songo ndak masih ada?

    BalasHapus
    Balasan
    1. tahun 2013 masih ada...tapi denger2 kamrin juga masih ada yang lewati jalur tsb mas

      Hapus
  3. Maaf mau tny biaya camping disana brp ya?

    BalasHapus
  4. Caranya camping disana gmn ya? Byr sma spa? Apa tiap hr sabtu rame?

    BalasHapus
  5. Caranya camping disana gmn ya? Byr sma spa? Apa tiap hr sabtu rame?

    BalasHapus
    Balasan
    1. bisa hubungi petugas di loket tiket masuk

      Hapus
  6. Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.

    BalasHapus