WHAT'S NEW?
Loading...

Meriahnya Salatiga Carnival Center ke-8

Halo kota Salatiga…!!!
Pagi-pagi sudah mlipir ke kota Salatiga nie. Dapat undangan untuk acara pagelaran fashion Salatiga Carnival Center (SCC) yang ke-8. Kota Salatiga thu bisa ditempuh dengan waktu sekitar 1 jam perjalanan dari kota Semarang. Kota Salatiga memiliki hawa yang sejuk dan suasana yang tenang. Pemandangan megahnya gunung Merbabu bisa dilihat dari kota ini.

Pagelaran Fashion Salatiga Carnival Center ke-8

Acara pagelaran fashion Salatiga Carnival Center 8 digelar pada tanggal 25 September 2016. Pada tahun ini, carnival mengusung tema Unlimited yang berarti sebuah kreativitas tanpa batas yang timbul dari sekumpulan putra-putri terbaik Indonesia. Panggung utama carnival ini terletak di halaman kantor Walikota Salatiga. Setelah dari panggung utama, peserta akan melewati rute Jl. Adi Sucipto, Jl. Moh. Yamin, Jl. Langensuko, Jl. Jenderal Sudirman, Jl. Sukowati, dan kembali lagi ke kantor Walikota Salatiga. Aku mendapatkan undangan untuk menonton carnival ini di kantor Walikota Salatiga.

Tema kostum carnival tahun ini adalah Bludru Kingdom, Carribean Hedron, Suku Asmat, dan Kuda Lumping. Selain itu, ada defile SCC Kids dan SCC Art Wear. Para peserta akan menampilkan keanggunan, kelincahan dan keunikan kostum yang mereka kenakan di depan para pejabat kota Salatiga dan tamu undangan yang hadir. Terdapat stage yang khusus disediakan untuk para media dan fotografer. Aku pun bergabung dengan para fotografer, tanpa id card media atau fotografer.

Defile pertama adalah para Paskibraka kota Salatiga yang membawa bendera dan panji Asian Games 2018. Mereka akan menjadi bagian dari perhelatan event olahraga se-Asia yang akan digelar di Jakarta dan Palembang.

Defile selanjutnya adalah defile SCC kids. Sesuai namanya, peserta terdiri dari anak-anak dengan berbagai kelompok umur. Mereka terlihat semangat untuk menampilkan kemampuan mereka dalam mengenakan kostum. Tak ayal, penampilan mereka berhasil memukau para penonton. Mereka terlihat lucu dan menggemaskan. Berjalan berlenggak-lenggok dengan mengenakan kostum yang unik.

Defile Salatiga Carnival Center Kids

Defile SCC Art Wear kemudian menyusul dibelakangnya. Kostum yang mereka kenakan didominasi oleh warna biru langit yang dipadukan dengan berbagai aksesoris lainnya. Seperti corak batik dan topeng. Defile ini tampil sangat elegan dengan kostum mereka. Diantara peserta defile ini, ada Presiden Direktur Salatiga Carnival Center, Theodurus Gary Natanael yang juga ikut ambil bagian memakai kostum untuk memeriahkan acara.

Defile Salatiga Carnival Center Art Wear

Defile Salatiga Carnival Center Art Wear
Salah satu peserta defile Salatiga Carnival Center Art Wear

Defile Bludru Kingdom pun tak kalah meriahnya. Para peserta ini mampu mempesona dengan kostum mereka. Seperti namanya, para peserta mengenakan kostum yang didominasi dengan kain bludru. Kain bludru dikolaborasikan dengan tema kejayaan kerajaan-kerajaan di Indonesia.

Defile Bludru Kingdom
Salah satu peserta defile Bludru Kingdom
Salah satu peserta defile Bludru Kingdom
Kemudian disusul oleh defile Kuda Lumping. Defile ini mengusung kebudayaan asli Indonesia. Defile ini mengingatkan kita pada permainan tradisional kuda lumping atau jaran kepang. Para peserta tidak lupa untuk membawa properti yang sering digunakan dalam permainan Kuda Lumping. Seperti jaranan, cambuk, dan topeng.

Defile Kuda Lumping
Salah satu peserta defile Kuda Lumping

Setelah defile Kuda Lumping, defile Carribean Hedron bersiap-siap tampil dengan kostum yang didominasi dengan warna hitam. Kostum bajak laut ini dilengkapi dengan berbagai aksesoris yang berhubungan dengan bajak laut. Mulai dari kemudi kapal, pedang, tongkat, hingga gambar tengkorak.

Defile Carribean Hedron
Salah satu peserta defile Carribean Hedron

Defile suku Asmat menjadi defile pameran kostum di acara Salatiga Carnival Center. Defile ini menampilkan kostum dengan aksesoris suku dari Papua tersebut. Suku yang terkenal dengan ukiran kayunya tersebut telah memberikan inspirasi kepada peserta untuk menerapkannya dalam bentuk kostum.

Defile Suku Asmat
Salah satu peserta defile Suku Asmat
Salah satu peserta defile Suku Asmat
Salah satu peserta defile Suku Asmat

Akhirnya rombongan drumband perkusi menutup acara Salatiga Carnival Center 8. Pagelaran fashion Salatiga Carnival Center berlangsung sangat meriah. Pertama kali digelar pada tahun 2008. Aku ga nyangka jika carnival ini telah memasuki tahun ke-8. Pagelaran fashion Salatiga Carnival Center 8 ini diharapkan bisa menjadikan kota Salatiga sebagai World Culture Fashion Carnival City. Sampai jumpa di Salatiga Carnival Center 9 dalam tema The Victory pada tahun 2017.

Salatiga Carnival Center
Contact Person:
No. HP: 0812-2641-1442

16 komentar: Leave Your Comments

  1. wah ini jadi kayak jember carnival ya mas, dan ternyata udah yang ke 8. wah tahun depan kira2 acaranya di bulan apa ya ?

    BalasHapus
    Balasan
    1. iyaa...seperti carnival di kota2 lainnya juga. kalo tahun depan tanggal 20-23 september 2017

      Hapus
  2. event di tahun 2017 akan diadakan pada tanggal 21-24 September 2017 dengan tema "Victory 9". 2017 nanti, Salatiga Carnival Center akan menampilkan busana-busana dengan konsep neonlight, broklat, suku eros, football, otomotif, rambu Solo, dan putri kantil. (bantu jawab). heheheh ^^

    BalasHapus
  3. Waaaaaks :D busananya keren-keren dan unik gitu mas :D duh, kebayang itu gimana ribetnya pas make :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. yang pasti beberapa kostum terlihat berat mas. Apalagi diatambah dengan tarian :D

      Hapus
  4. Sekarang karnaval model seperti ini buayak, tapi aku belum pernah lihat sekalipun hahahahah. Pengen sih motret dan belajar motret.

    BalasHapus
    Balasan
    1. iyaa beberapa kota sudah jadi agenda tahunan, seperti jember fashion festival, solo batik carnival, dan semarang night carnival. kalo semarang night carnival biasanya bulan mei :D

      ayok mas blajar...panduan di google banyak :D

      Hapus
  5. festival kaya gini sekarang emang lagi menjamur ya... bagus sih tapi kesannya ikut2an

    BalasHapus
    Balasan
    1. sering bgt ada festival kyak gini di beberapa kota. mereka sllu punya tema untuk dtampilkan dalam bentuk kostum

      Hapus
  6. Waaa baru tau salatiga punya carnival semacam ini mas. Hahaha pdhal uda ke 8 ya :v

    BalasHapus
    Balasan
    1. sampai ketemu di tahun depan mas aji :D

      Hapus
  7. Terakhir nonton carnival model gini itu pas Jogja Java Carnival, eh atau malah Solo Batik carnival yak? Lupa hehehe. Seru sih. Tapi belum pernah nonton kalo parade siang gini. Dulu selalu malam lihatnya.

    Meski konsepnya nyaris sama, tapi nonton parade macam gini tetap saja menyenangkan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. kalo di semarang malam hari, Semarang Night Carnival. Setiap bulan Mei. kalo aku lebih suka siang/ osre...bisa dapat foto lebih bagus..hahhaha

      Masih pengen nonton jember fashion Carnival..hehhee

      Hapus
  8. Jadi nya kayak jember festival yaaaa

    BalasHapus