WHAT'S NEW?
Loading...

Cakalang Fufu: Kuliner Favorit di Sulawesi Utara

Provinsi Sulawesi Utara terkenal dengan keindahan bawah lautnya. Taman Nasional Bunaken menjadi salah satu destinasi wisata yang wajib dikunjungi ketika berkunjung ke provinsi ini. Taman Nasional Bunaken didirikan pada tahun 1991 dan merupakan salah satu taman laut pertama di Indonesia. Pada tahun 2005, Taman Nasional Bunaken ditetapkan UNESCO sebagai Situs Warisan Dunia. Selain Sulawesi Utara terkenal dengan Taman Nasional Bunaken, provinsi yang beribukota di kota Manado juga terkenal dengan kulinernya.

Cakalang Fufu -sumber

Kuliner Provinsi Sulawesi Utara terkenal dengan keunikan dan memiliki ciri khas tersendiri. Bahkan di Sulawesi Utara juga terdapat makanan ekstrim. Beberapa kuliner Sulawesi Utara yang terkenal antara lain adalah tinutuan (bubur Manado), klappertart, panada, nasi jaha, ayam rica-rica, paniki (kelelawar), kawok (tikus hutan), sate kolombi, mie cakalang, cakalang woku, dan cakalang fufu. Wilayah Sulawesi Utara yang berbatasan langsung dengan Samudera Pasifik banyaknya variasi kuliner olahan ikan laut ditemui di wilayah Sulawesi Utara. Salah satu kuliner yang menjadi favorit adalah Cakalang Fufu.

Ikan Cakalang - sumber: satumaluku.com

Ikan cakalang juga dikenal dengan sebutan skipjack tuna. Biasa hidup dalam kelompok besar dan hidup di Samudera Hindia, Samudera Pasifik dan Samudera Atlantik.  Ikan cakalang memiliki nilai protein dan  yang komesial tinggi. Ikan cakalang sering dijual dalam bentuk segar, beku atau diolah sebagai ikan kaleng, ikan kering, atau ikan asap. Di Sulawesi Utara, ikan cakalang diawetkan melalui cara diasap (fufu). Bahkan di kelurahan Girian Atas, Kecamatan Girian, Kota Bitung dijuluki “Kampung Cakalang Fufu” atau “Cakalang Asap”. Sebagian besar warganya memiliki profesi sebagai pengasap ikan cakalang.

Ikan Cakalang yang sedang diasapi (fufu) - sumber

Pembuatan Cakalang Fufu juga cukup sederhana. Pertama, ikan cakalang dibersihkan dari sisik dan jeroannya. Kemudian daging ikan cakalang dibelah dua dan dijepit menggunakan penjepit bambu. Sebelum diasapi, daging ikan cakalang dibaluri garam dan bubuk soda dengan perbandingan 1:1. Para pengasap ikan cakalang menggunakan batok kelapa untuk mendapatkan panas api yang tahan lama dan merata. Ikan cakalang diasapi hingga matang dan kering. Proses pengasapan menghabiskan waktu sekitar 4 jam hingga ikan cakalang matang. Ikan cakalang akan berubah warna menjadi kemerahan dengan tekstur sedikit empuk, kering, dan tidak berair. Setelah matang, diperlukan waktu dua jam untuk mendinginkan ikan cakalang yang sudah matang.

Jika diproses dengan benar, Cakalang Fufu bisa bertahan hingga sebulan jika disimpan dalam suhu ruangan. Cakalang Fufu menjadi makanan favorit di Sulawesi Utara dan kerap dijadikan oleh-oleh ketika berkunjung ke kota Manado. Namun ingat, pusat produksi Cakalang Fufu ada di kota Bitung.

Cakalang Fufu -sumber

Cakalang Fufu bisa langsung dimasak dengan cara dipanaskan dan digoreng sebagai lauk nasi. Apalagi jika ditambah dengan dabu-dabu (sambal khas Minahasa), sehingga menjadikan kuliner ini terasa sangat nikmat. Selain itu, Cakalang Fufu bisa menjadi bahan untuk hidangan lainnya. Seperti mie cakalang, selada kentang, dan dimasak rica-rica dengan cabai atau bisa diolah lagi menjadi hidangan cakalang woku.

Cakalang Woku merupakan makanan berupa ikan cakalang yang diberi bumbu woku. Woku merupakan bumbu makanan ala Manado. Terdapat dua jenis woku, yaitu woku dengan balanga (dimasakl dengan belanga/ panci) dan woku daun (dimasak dalam daun woka).

Beberapa bumbu dapur yang biasa digunakan untuk memasak woku antara lain adalah kemangi, daun jeruk, daun pandan, kunyit, serai, daun bawang, tomat, cabe rawit, kunyit, jahe dan bawang putih. Kalo soal cita rasa, woku memiliki cita rasa dan aroma yang khas. Jahe, daun jeruk, daun pandan merupakan bajan yang dinilai dapat memberikan aroma harum. Penambahan bumbu seperti cabai dapat memberikan rasa pedas. Sedangkan tomat mampu memberikan cita rasa segar.

Cakalang Woku -sumber

Ikan Cakalang menjadi salah satu sumber protein hewani yang kaya akan Omega 3 yang sangat dibutuhkan untuk perkembangan otak manusia. Ikan cakalang menjadi kuliner favorit warga provinsi Sulawesi Utara dan pecinta kuliner nusantara.

Tulisan ini juga diikutsertkan dalam Lomba penulisan blog atau vlog Jelajah Gizi 4: “Membedah Nilai Gizi Masakan Minahasa” bersama Nutrisi Untuk Bangsa ke Sulawesi Utara yang diadakan oleh Sarihusada. Untuk detail perlombaan silakan kunjungi Website  / Facebook Nutrisi Untuk Bangsa.

Logo Jelajah Gizi
Jelajah Gizi Sulawesi Utara 2016

18 komentar: Leave Your Comments

  1. Balasan
    1. enak lagi kalo makan ikan cakalangnya :D

      Hapus
  2. Keren, makanannya menggoda bgt, jadi lavar. Semoga menang ya 😀

    BalasHapus
    Balasan
    1. semoga bisa makan disana juga yaa mas :D

      Hapus
  3. mantap mas... tulisan dan ikan cakalangnya menggoda...

    www.travellingaddict.com

    BalasHapus
    Balasan
    1. tambah mantap kalo makan ikan cakalang disana :D

      Hapus
  4. Ya ampun ikannya gede-gede ini huahah makan nasi pake sambel sama itu ikan sedep banget. Semoga menang masss blogmu

    BalasHapus
    Balasan
    1. pasti nikmat sekali yaa :D
      aamiin..semoga menang yaa ;D

      Hapus
  5. Wiiiihhh... ikannya gede-gede yah

    BalasHapus
  6. Duuh..itu cakalang fufu nya, enak banget kalo dimasak mangut *keliatan banget kalo orang Semarang

    BalasHapus
    Balasan
    1. apalagi makannya ramai-ramai yaa mbak :D

      Hapus
  7. Cakalang bumbu kuning + sambel roa ama dabu2 lalu nasi nya anget itu juara banget

    BalasHapus
    Balasan
    1. belum menang om...belum rejeki buat nyicipi dsana...hiks

      Hapus
  8. hmmm...ngelihatnya saja udah bikin ngiler, plus tentunya kaya akan protein dan menyehatkan

    BalasHapus
  9. Wah enak bwanget itu, kalau di Madura, selain di masak juga di buat petis. Muantep

    BalasHapus